Implementasikan Reformasi Birokrasi, Bawaslu Nganjuk Tingkatkan Kapasitas SDM Aparatur
|
Nganjuk.bawaslu.go.id - Sebagai tindak lanjut hasil kegiatan Sharing Knowledge pada pekan sebelumnya terkait pengembangan potensi pegawai secara berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Implementasi Reformasi Birokrasi melalui Peningkatan Kualitas Manajemen SDM Aparatur di Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kabupaten Nganjuk ini diikuti oleh Ketua, Anggota, Kepala Subbagian, serta seluruh jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Nganjuk. Materi disampaikan secara langsung oleh Kepala Subbagian Administrasi, Meytaliana Fatchmawati.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Yudha Harnanto, menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan kelembagaan Bawaslu, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan Pemilu dan Pemilihan.
“Meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan Pemilu maupun Pilkada, Bawaslu tetap memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola organisasi. Pengembangan kompetensi pegawai harus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh jajaran selalu siap menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan secara profesional,” ujar Yudha.
Lebih lanjut, Yudha menyampaikan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan administrasi, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya kerja yang adaptif, kompeten, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta kinerja organisasi.
Pada kesempatan tersebut, Meytaliana Factmawati memaparkan hasil pengukuran kompetensi pegawai yang dilakukan pekan lalu melalui instrumen berbasis Google Form. Pengukuran kompetensi dilakukan secara mandiri dengan menilai sejauh mana pemahaman pegawai terhadap kompetensi-kompetensi yang telah diindentifikasi sebelumnya sesuai dengan kebutuhan oranisasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai telah memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan jabatannya.
Namun demikian, hasil evaluasi juga mengidentifikasi sejumlah bidang yang masih perlu diperkuat melalui pengembangan kapasitas pegawai. Beberapa kompetensi yang menjadi fokus peningkatan di antaranya analisis dan penyusunan produk hukum, manajemen isu, pengelolaan arsip, analisis kebijakan publik, manajemen risiko dan tata naskah dinas.
Hasil penilaian kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam pemetaan pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah dan berkelanjutan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Nganjuk.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus mengimplementasikan reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas manajemen SDM aparatur sebagai upaya mewujudkan organisasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan kelembagaan di masa mendatang.