Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Nganjuk MoU Dengan IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk Mengajak Mahasiswa Awasi Pemilu

Penandatanganan MoU oleh Abdul Azis, S.Sos.I (Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk) dan Dr. Sopingi, A.P.,MM. (Wakil Rektor III IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk)Penandatanganan MoU oleh Abdul Azis, S.Sos.I (Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk) dan Dr. Sopingi, A.P.,MM. (Wakil Rektor III IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk)


Nganjuk, Bawaslu Kabupaten Nganjuk lakukan Nota Kesepahaaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk tentang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaaan di Bidang Kepemiluan. MoU ini ditandatangani oleh Abdul Azis, S.Sos.I (Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk) dan Dr. Sopingi, A.P.,MM. (Wakil Rektor III IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk) yang dilakukan di Aula IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk yang bertujuan untuk mengajak mahasiswa terlibat dalam pengawasan pemilu, Sabtu (06/04/2019).


"Mahasiswa mempunyai tanggungjawab terhadap perubahan bangsa, mahasiswa sebagai kaum intelektual harus terlibat aktif dalam pembangunan demokrasi. Sebagai mahasiswa tidak boleh apatis tentang politik, mahasiswa harus mampu menjadi solusi ditengah masyarakat terutama terkait kepemiluan." Ungkap Abdul Azis, S.Sos.I dalam sambutannya. Ia berharap tidak hanya berhenti pada MoU saja, akan tetapi kampus harus terus berpartisipasi dalam proses pengawasan pemilu.


Sedangkan pihak IAI Pangeran Diponegoro diwakili oleh Dr. Sopingi, A.P.,MM, dalam sambutannnya mengatakan "untuk menjadi seorang pemimpin itu membutuhkan proses panjang, tidak bisa didapatkan secara instan termasuk saat menjadi mahasiswa. Maka gunakanlah waktu sebaik mungkin seperti halnya terlibat secara aktif dan peduli terhadap pemilu serentak yang akan dilakukan tanggal 17 April 2019 nanti".


Dalam acara ini juga disampaikan beberapa materi yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertama, Faturahman Safi'i (Anggota Bawaslu Kabupaten Nganjuk) menyampaikan bahwa yang menuntukan sukses tidaknya pemilu 2019 bukan hanya penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu, akan tetapi tanggungjawab bersama warga Indonesia. Kedua, Moh. Safi'il Anam, M.Pd.I (Anggota Bawaslu Kabupaten Nganjuk) yang dalam hal ini memberikan tawaran kepada mahasiswa untuk mendaftarkan sebagai pemantau pemilu sebagai bentuk keterlibatan secara aktif. Ketiga, Dr. Sopingi, A.P.,MM. menjelaskan tentang pengawasan pemilu dan peran mahasiswa.

Naskah Deklarasi Tentang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan di Bidang Kepemiluan
Tag
Berita
publikasi