Bawaslu Nganjuk hadiri Kegiatan Literasi Demokrasi
|
Nganjuk.bawaslu.go.id – Dalam upaya untuk meningkatkan dan menguatkan literasi demokrasi demi terwujudnya proses pemilu yang transparan, adil dan akuntable. Ketua beserta anggota dan Kepala Sub Bagian Bawaslu Kabupaten Nganjuk menghadiri Kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan tema “ Literasi Demokrasi” bertempat di Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman serta kapasitas kelembagaan pengawas pemilu dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan demokratis. Selasa (7/10/2025)
Acara yang berlangsung di Azana Style Hotel Tulungagung ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang demokrasi dan hukum, di antaranya Komisi II DPR RI Romy Soekarno, S.H. yang hadir secara daring melalui Zoom sekaligus menjadi narasumber utama, serta dr. Khoirul Anam, S.H., S.Sy., M.H.I., C.L.A. selaku Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Muksin, M.H. selaku Kaprodi Hukum Tata Negara UIN SATU Tulungagung, dan Eko Sasmito, S.H., M.H., seorang pemantau pemilu
Kegiatan dibuka oleh Dewita Hayu Shinta Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Beliau menegaskan pentingnya memperkuat literasi demokrasi, baik di internal kelembagaan Bawaslu maupun di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh jajaran pengawas pemilu dan masyarakat semakin memahami nilai-nilai demokrasi dan mampu menerapkannya dalam setiap tahapan pemilu,” ujar Dewita dalam sambutannya.
Kegiatan tersebut dihadiri 70 tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur , antara lain perwakilan organisasi kemasyarakatan, instansi pemerintah, serta kalangan akademisi dari berbagai universitas di Tulungagung
Yudha Harnanto Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk yang turut hadir sebagai peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untul meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi dan pengawasan pemilu.
“Melalui kegiatan ini tidak hanya penyelenggara pemilu, tapi masyarakat bisa memahami dan dapat menjadi bagian dari proses demokrasi itu sendiri” ulas Yudha.
Dihadiri 6 (enam) Kabupaten/Kota Korwil 2 di Jawa Timur, diharapkan Bawaslu dapat mencegah adanya pelanggaran pemilu dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hak dan kewajiban dalam proses demokrasi.
Penulis : Enthis
Foto : Humas Tulungagung