Lompat ke isi utama

Berita

Divisi PPH Bawaslu Nganjuk Serahkan Laporan Akhir Tahun 2025

bawaslu nganjuk serahkan lapkir tahun 2025

Bawaslu Nganjuk serahkan Laporan Akhir Tahun 2025 ke Bawaslu RI, Kamis (18/12/2025).

 

Nganjuk.bawaslu.go.id – Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Nganjuk menyampaikan Laporan Akhir Tahun 2025 Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga kepada Bawaslu RI di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur bersama Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Timur. Penyampaian laporan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pertanggungjawaban kinerja pengawasan pencegahan dan partisipatif selama satu tahun terakhir.

laporan akhir pencegahan

Rombongan Bawaslu se-Jawa Timur dipimpin oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Eka Rahmawati, didampingi para Koordinator Divisi serta unsur Sekretariat Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota. Laporan diterima langsung oleh Tenaga Ahli Bawaslu RI Iji Jaelani, bersama Kasubag dan staf Bawaslu RI.

Dalam paparannya, Eka Rahmawati menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif di Jawa Timur difokuskan pada penguatan komunitas sebagai program jangka panjang. Menurutnya, komunitas pengawasan partisipatif mulai bertumbuh sejak 2024 dan diharapkan pada 2026 telah mampu berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

“Pengawasan partisipatif ini kami desain sebagai program jangka panjang. Kerja sama atau nota kesepahaman kami tekankan pada kualitas, bukan kuantitas, yang bersifat nyata, berdampak luas, memiliki daya ungkit, serta berkelanjutan,” ujar Eka.

Ia juga menambahkan, salah satu bentuk penguatan sumber daya manusia pengawasan dilakukan melalui program magang mahasiswa/i di Bawaslu yang diarahkan menghasilkan karya tulis ilmiah dan publikasi jurnal sebagai kontribusi akademik dalam pengawasan Pemilu.

Lebih lanjut, Eka memaparkan capaian kinerja pencegahan sepanjang tahun 2025, antara lain 163 kerja sama pencegahan online, 164 kegiatan partisipasi masyarakat, 524 naskah dinas, 1.136 publikasi, 126 kegiatan identifikasi kerawanan, 117 kegiatan pendidikan pemilih, serta 836 kegiatan pencegahan lainnya.

Tanoyo selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Nganjuk telah melaksanakan pengawasan terhadap seluruh proses pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), koordinasi dengan instansi terkait, memberikan imbauan dan saran perbaikan, pengawasan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih terbatas, hingga pengawasan Rapat Pleno Terbuka Data Pemilih Berkelanjutan.

“Pencegahan adalah garda terdepan. Melalui laporan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengawasan tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi dimulai dari langkah-langkah preventif yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Penyampaian laporan akhir ini diharapkan menjadi pijakan strategis dalam memperkuat pencegahan pelanggaran Pemilu, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkokoh sinergi antar lembaga menuju pengawasan Pemilu yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.

Penulis : Staf Humas Bawaslu Nganjuk