Humas Jadi Garda Depan, Bawaslu Nganjuk Bedah Strategi di Masa Efisiensi
|
Nganjuk.bawaslu.go.id – Bawaslu Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Sharing Knowledge dengan tema “Strategi Kehumasan Bawaslu Nganjuk di Situasi Efisiensi”, Kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua, Anggota, Kepala Sekretariat, beserta seluruh jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Nganjuk bertempat di ruang rapat Bawaslu Nganjuk, pada Senin (20/4/2026).
Materi disampaikan oleh Kasubbag Administrasi Hukum, Humas dan Datin, Nur Rahayu. Dalam pemaparannya, Nur Rahayu membeberkan sejumlah tantangan yang dihadapi fungsi kehumasan sebagai wajah sekaligus penjaga citra lembaga.
Beberapa di antaranya yakni keterbatasan anggaran yang berdampak pada sarana dan prasarana yang belum memadai, minimnya jumlah SDM, kurangnya pelatihan dan pembinaan di bidang kehumasan, rendahnya literasi digital sebagian masyarakat, serta rendahnya engagement publik terhadap konten Bawaslu.
“Kondisi efisiensi menuntut kita berpikir lebih kreatif dan kolaboratif. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan fungsi kehumasan berhenti bekerja. Justru di sinilah inovasi diuji,” ujar Nur Rahayu.
Diskusi semakin dinamis dengan masukan dari Anggota Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Yudha Harnanto. Ia menegaskan bahwa situasi ini menjadi tugas bersama seluruh jajaran Bawaslu untuk mencari solusi. Hal ini sejalan dengan peran humas Bawaslu Kabupaten Nganjuk yang harus mengedepankan 3 unsur: efektif, kreatif, dan kolaboratif.
“Efisiensi anggaran adalah realitas. Tapi tugas kita memastikan informasi kepemiluan tetap sampai ke masyarakat secara tepat dan mudah dipahami. Humas harus jadi garda terdepannya,” tegas Yudha.
Melalui forum sharing knowledge ini, Bawaslu Nganjuk berharap dapat merumuskan strategi kehumasan yang lebih efektif, efisien, dan terarah. Langkah ini dinilai penting agar fungsi lembaga tetap berjalan optimal meskipun dimasa efisiensi dan keterbatasan.
Penulis : Enthis
Foto : Zaid