Lompat ke isi utama

Berita

Menyamakan Langkah, Bawaslu Jatim adakan Rakor Pelaksanaan Program Pengawasan Partisipatif Tahun 2020

bawaslu nganjuk Rakor Pelaksanaan Program Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Timur di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri (10/02/2020).

nganjuk.bawaslu.go.id  Fathur Rahman Safi’i (Koordinator Divisi Pengawasan) Bawaslu Nganjuk hadiri Rakor Pelaksanaan Program Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Timur di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri (10/02/2020).

Dihadiri oleh ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur Moh. Amien dan Aang Kunaifi selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Kordiv Pengawasan Bawaslu Kabupaten / Kota terundang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengharmonisasi berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan Tahun 2020 terkait pengawasan partisipatif, komposisi anggaran untuk pengawasan partisipatif baik pilkada maupun non-pilkada, dan bentuk-bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan di kabupaten/kota pada 2020 yang pilkada dan yang non-pilkada.

Moh. Amin menyampaikan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota untuk tidak lagi meragukan persoalan Panwaslu dan Bawaslu karena putusan Mahkamah Konstitusi sudah jelas mengatakan bahwa Panwaslu sudah menjadi Bawaslu dan meminta kepada Bawaslu Kabupaten/Kota untuk fokus kepada Keberlanjutan program di 2019 dengan tidak memilah-milah antara Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan non-Pilkada, menyamakan langkah, pengawasan partisipatif akan menjadi penyambung selama periode 5 tahun Bawaslu kedepan.

Aang Kunaifi menyampaikan bahwa alumni sekolah kader pengawasan partisipatif 2.357 yang disebar di Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, banyaknya alumni sekolah kader pengawasan di Bawaslu diharapkan dapat menjadi prioner pengawasan di masyarakat.

fathur bawaslu nganjukfathur (Bawaslu Nganjuk) bersama Mansur (Bawaslu Kota Kediri)

Aang menambahkan Inovasi Bawaslu Jatim dalam meningkatkan Pengawasan Partisipatif yakni Bawaslu Provinsi Jawa Timur akan melakukan beberapa program di tahun 2020 diantaranya; pojok pengawasan, Desa awas dan anti politik uang (money politic), pengawasan berbasis aplikasi/IT, Aka Adhyasta Pemilu, pengabdian masyarakat, forum warga, dan sekolah kader pengawasan partisipatif.

Setelah kegiatan rakor ini Fathur(Anggota Bawaslu Nganjuk) mengaku siap, segera mulai merancang kegiatan pengawasan partisipatif di wilayah Kabupaten Nganjuk dan segera merealisasikan dalam tahun 2020 ini.(/ty)

Tag
Berita