Lompat ke isi utama

Berita

Sulastio Tenaga Ahli Humas Bawaslu Bicara Target Humas Bawaslu 2020

nganjuk.bawaslu.go.id- Penyelenggara Pemilu dan Pemilih Pemilu dalam masa pandemi saat ini, akan sangat menghadapi kesulitan dalam hal menjelang Pelaksanaan Pilkada 2020. Karena sifatnya yang harusnya mengumpulkan orang secara langsung.

Sulastio Tenaga Ahli Humas Bawaslu mengatakan sebagai Badan Penyelenggara Pemilu, Bawaslu harus bekerja ekstra, ditengah presepsi dikalangan masyarakat yang saat ini masih ada yang meragukan, bahwasannya Pemilu akan benar dilaksanakan ditengah wabah pandemi ini. Banyak pertanyaan lontaran dari masyarakat perihal tersebut, nah disitulah peran Humas Bawaslu sebagai garda terdepan untuk menjawab pesimisme publik pada pelaksanaan Pilkada 2020. Dalam meeting online Kehumasan se Jawa Timur, Jumat(19/06/2020).

Bawaslu telah mempublikasikan persiapan-persiapan apa saja yang sudah dilaksanakan terkait persiapan Pilkada 2020 ditengah Pandemi covid-19 kepada masyarakat. Bawaslu dengan segala keterbatasan ( protokol kesehatan ) tetap harus bekerja maksimal melaksanakan tugas-tugas Pilkada 2020 sesuai Undang-Undang dengan segala daya dan upaya.

Humas, harus siap mempublikasikan terkait Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Sebagai humas dituntut kreatif dan inovatif untuk menjadi kacamata Bawaslu terhadap masyarakat publik.

Tio berharap, “Humas dapat melaksanakan tugasnya berdasarkan dengan tugas jangka panjang maupun jangka pendek. Yang dimaksud jangka panjang yakni: Membangun Pemilu yang terbuka, mampu mengelola harapan dan keinginan masyarakat serta meneguhkan kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu. Sedangkan tugas jangka pendek, Humas mampu menyampaikan informasi secara cepat dan mudah diakses sebagai informasi resmi terpercaya Pengawasan Pemilu,” jelasnya.

Berbicara tentang Fungsi Humas Bawaslu sebagai telinga dan suara Bawaslu, harus mampu mempernalkan program-program Bawaslu, sebagai penghubung antara hubungan antar lembaga, mampu memperkuat citra lembaga sebagai lembaga pengawas pemilu. Dimana Humas Bawaslu dituntut mampu membangun kepercayaan publik, memiliki strategi komunikasi yang efektif, sebagai jembatan menerima dan memberi informasi kepada masyarakat, serta mampu mencermati dan merespon pendapat mau[un opini publik terhadap pemilu.

Lantas target Humas Bawaslu di tahun 2020 ini, Harus bisa bersinergi dalam artian lebih menguatkan antar lembaga, dimana menguatkan Humas Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mampu bersinergi bersama Humas Bawaslu RI. Dapat mengimplementasikan Layanan Informasi sesuai Perbawaslu No 10 Tahun 2019 dan Perki No 1 Tahun 2019 di Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota. Serta membangun jaringan kerjasama guna mendukung tugas dan kewenangan Bawaslu.

Tio juga memberikan wejangan bahwa Humas kedepannya harus membuat rencana kerja Kehumasan, dan Media Bawaslu yang dimiliki harus dipastikan resmi diakui dan terpercaya oleh masyarakat./humas

Tag
Berita
publikasi