Lompat ke isi utama

Berita

Uji Petik Data Pemilih di Desa Babadan, Pastikan Data Pemilih Akurat dan Mutakhir

Uji Petik di Desa Babadan

Tim Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas (P2H) bersama Koordinator Divisi, Kasubbag, dan staf uji petik di Desa Babadan, Selasa (18/8/2026)

Nganjuk.bawaslu.go.id - Memastikan setiap data pemilih benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan, Tim Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas (P2H) bersama Koordinator Divisi, Kasubbag, dan staf turun langsung melakukan uji petik di Desa Babadan, Kecamatan Pace. Selasa 18/08/2026

Kegiatan uji petik tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan terhadap potensi ketidaksesuaian data pemilih. Melalui kegiatan ini, tim melakukan pengecekan secara langsung di lapangan untuk memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi faktual masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan koordinasi dan verifikasi terkait kebenaran domisili warga, termasuk memastikan bahwa masyarakat yang tercatat sebagai pemilih benar-benar berdomisili di wilayah Desa Babadan. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan terhadap data warga yang telah meninggal dunia dalam kurun waktu empat bulan sebelumnya guna memastikan data tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan tidak menimbulkan potensi pemilih yang tidak memenuhi syarat.

Tidak hanya itu, uji petik juga menyasar data pemilih pemula yang telah atau akan memasuki usia 17 tahun. Pengecekan ini penting untuk memastikan generasi pemilih baru dapat terdata secara tepat sehingga hak konstitusional mereka untuk menggunakan hak pilih dapat terakomodasi dengan baik.

Koordinasi dengan perangkat desa babadan pace
Staf melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Babadan, Pace

Dalam kegiatan tersebut, tim humas berkesempatan mewawancarai Tanoyo selaku Koordinator Divisi P2H terkait pelaksanaan uji petik. Tanoyo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga kualitas data pemilih.

“Uji petik ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami tidak hanya melakukan pengecekan administratif, tetapi juga berkoordinasi langsung dengan pihak terkait untuk memastikan setiap perubahan data dapat diketahui dan ditindaklanjuti,” ujar Tanoyo.

Menurutnya, kegiatan uji petik juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara jajaran penyelenggara pemilu dengan pemerintah desa serta masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai potensi ketidaksesuaian data dapat ditemukan lebih awal sehingga langkah perbaikan dapat segera dilakukan.

Pelaksanaan uji petik di Desa Babadan diharapkan dapat memberikan gambaran faktual mengenai kondisi data pemilih sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga akurasi, kelengkapan, dan kemutakhiran data pemilih. Kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan data pemilih yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Penulis : Anggun

Foto : Enthis