2464 Peserta lolos Proses screaning SKPP Daring daerah Jawa Timur
|
Nganjuk, nganjuk.bawaslu.go.id- Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2020, Bawaslu Jawa Timur resmi membuka pelaksanaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI.
Bawaslu Nganjuk berpartisipasi secara langsung melalui media online vidcon zoom dengan Bawaslu Jawa Timur bersama dengan Bawaslu Kab/Kota lainnya se Jawa Timur (02/05).
Bawaslu Kabupaten Nganjuk mengikuti kegiatan pembukaan SKPP Daring, sekaligus resmi menjadi bagian dari salah satu panitia dalam kegiatan ini. Tidak hanya Bawaslu Kabupaten Nganjuk, namun seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Timur.
Kegiatan pembukaan ini disiarkan secara live di youtube dan story ig Bawaslu Jawa Timur. Diikuti oleh banyak partisipan, mulai seluruh pimpinan Bawaslu Jawa Timur, dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Timur melalui video conference zoom meeting. Dimana Kegiatan ini disaksikan langsung oleh para peserta SKPP Daring se Jawa Timur yang telah dinyatakan lolos oleh Bawaslu.
Acara Diresmikannya 2464 Peserta SKPP Daring oleh Bawaslu Jawa Timur
Tak hanya itu, Kegiatan ini dibuka oleh salah satu Anggota Bawaslu RI divisi Pengawasan yakni Mochammad Afifuddin (Afif). Dilanjutkan sambutan dari Anggota Bawaslu Jawa Timur yakni Totok Hariyono, ikhwanuddin, Purnomo Satriyo Pringgodigdo, Nur Elya Anggraeni, Moh Amin dan Aang Kunaifi.
Elly menyatakan bahwa di Jawa Timur terdapat 2701 pendaftar SKPP Daring, setelah dilakukan proses screaning oleh bawaslu kabupaten / kota, baik melalui proses administratif atau aktual sehingga terdapat 2464 peserta yang dinyatakan lolos.
Dalam penyampaiannya, Amin sebagai Ketua Bawaslu Jawa Timur ia meresmikan secara langsung SKPP Daring di Jawa Timur. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada 38 bawaslu kabupaten /kota yang ikut serta berperan aktif yang nantinya akan membantu melancarkan kegiatan SKPP Daring tersebut.
“Bagi yang Terpilih nantinya, dapat memanfaatkan dari proses SKPP tidak hanya untuk diri pribadi, mampu menularkan ilmu-ilmu kepada orang lain ,kepada masyarakat sekitar, kepada keluarga, dengan Menyebar Luaskan pendidikan kepemiluan”,harapnya saat live video conference.(ty/humas)