Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Nganjuk Gandeng Kemenag

bawaslu nganjukAbdul Syukur, Fathurrahman, Moh Syafi'il Anam datangi Taufiqurrohman Kepala Kemenag Nganjuk(09/03/2020).

Nganjuk.bawaslu.go.id _ Dalam menjalankan tugasnya, Bawaslu Kabupaten Nganjuk menggandeng Kemenag dalam menjalankan pengawasan partisipatif. Abdul Syukur, Fathurahman Syafi’i, dan Moh Syafi’il Anam (Anggota bawaslu nganjuk) datangi kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk, senin (09/03/2020).

Syukur mengungkapkan maksud dan tujuan kedatangannya

Kedatangan Bawaslu Kabupaten Nganjuk disambut ramah oleh Dr. H.Taufiqurrohman, M.Ag selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Abdul Syukur mengungkapkan, “Maksud dan tujuan kami kesini untuk merealisasikan tugas pengawasan meskipun di Kabupaten Nganjuk tidak ada Pilkada untuk 2020 ini. Kami mengajak Kemenag untuk ikut mendukung kegiatan Bawaslu untuk meminta persetujuan melaksanakan kegiatan sosialisasi ke sekolah madrasah guna memperkenalkan, mensosialisasikan bagaimana pemilih pemula dalam partisipan pemilihan umum,”Ungkapnya.

bawaslu nganjukFathur menjelaskan terkait pengawasan partisipatif

Fathur menambahkan, “Kami berharap bisa melakukan MoU dengan Kemenag akan hal yang telah disampaikan tadi. Kegiatan sosialisasi ini, juga akan dilaksanakan serentak se Jawa Timur bahkan se Indonesia terkait pengawasan partisipatif oleh bawaslu. Dimana kegiatan ini diharapkan bisa mengedukasi terkait pemilih pemula dalam pemilu,” tambahnya.

Fathur menceritakan bagaimana strategi kegiatan sosialisasi ini akan dilaksanakan dengan mendatangi sekolah aliyah diwaktu upacara hari senin, dengan menjadi pembina upacara atau tamu yang memberikan sosialisasi tambahan pada saat upacara berlangsung. Dan juga apabila pihak sekolah berkenan nantinya kami akan melakukan materi sekolah pengawasan di dalam ruang kelas, namun hal ini sebagai opsi tambahan.

Taufiq sangat mendukung baik dengan kegiatan bawaslu nganjuk, beliau menuturkan “Pendidikan pemilihan pemula bagi madrasah itu penting, agar anak-anak juga memahami kegiatan situasi politik yang memang harus kita ikuti sesuai dengan aturan yang ada,” tuturnya.

Taufiq sangat welcome atas kegiatan tersebut, ia juga akan menyampaikan persetujuan ini ke kepala sekolah madrasah.“Sekolah madrasah aliyah di Kabupaten Nganjuk terdapat sekitar 36 Sekolah,”Kata Taufiq. Ia menyampaikan kepada Bawaslu Nganjuk bahwasanya untuk saat ini masih ada kegiatan Ujian UASBN, mungkin nanti untuk waktu pelaksanaan akan diberitahukan kembali beserta surat persetujuannya akan disampaikan ke Kantor Bawaslu Kabupaten Nganjuk.(/ty)  

Tag
Berita
publikasi