Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Nganjuk Gelar Rapat Koordinasi terkait Potensi Kerawanan Pelanggaran Pada Tahapan Pemutakhiran Pemilih Pada Pemilu 2024

Rapat Koordinasi terkait  Potensi Kerawanan Pelanggaran

nganjuk.bawaslu.go.id- Bawaslu Nganjuk menggelar Rapat Koordinasi terkait Potensi Kerawanan Pelanggaran Pada Tahapan Pemutakhiran Pemilih Pada Pemilu 2024 di Front One Hotel, 11/10/2023.

Menghadirkan narasumber dari Demisioner Anggota Bawaslu Nganjuk periode 2018-2023 yakni Abd. Syukur Junaidi, S.Ag. memaparkan terkait Potensi Kerawanan Pemilu dan narasumber dari KPU Nganjuk yakni Muchiyin, S.Th.I. menjelaskan terkait Pekapitulasi DPT dan DPTb.

Yudha Harnanto yang sekaligus membuka acara tersebut menyampaikan bahwa,"Rakor Sentra Gakkumdu ini untuk memperkuat sinergitas antar jajaran Bawaslu hingga jajaran dibawahnya, tak hanya itu hal tersebut guna menghasilkan sebuah kesepahaman antar unsur Bawaslu, KPU, Kepolisian, dan unsur lainnya",ujar Ketua Bawaslu Nganjuk.

Bawaslu Nganjuk terus memperkuat koordinasi antar unsur, agar bisa menyamakan persepsi dalam penanganan pelanggaran pada Pemilu 2024 sesuai dengan regulasi yang ada.

Abd. Syukur Pemateri 1 memaparkan Penyebab Kerawanan Pemilu Terjadi Karena adanya:

  • Politik Identitas
  • Proses Transaksi Politik
  • Politisasi Birokrasi
  • Proses Perhitungan dan Pengumuman Hasil Pemilihan

Beberapa Potensi Pelanggaran yang dapat dipetakan bersama yakni:

  1. Pelanggaran Netralitas ASN
  2. Netralitas Pendamping Lokal Desa
  3. Pelanggaran Netralitas Kepala Desa
  4. Pelanggaran Pemasangan APK
  5. Pelanggaran Penggunaan Fasilitas Negara untuk Kampanye
  6. Pelanggaran Penggunaan Tempat Ibdah untuk Kampanye
  7. Pelanggaran Politik Uang, dsb

 

Sedangkan Muchiyin memaparkan terkait Rekapitulasi DPTb per bulan September 2023 didapatkan hasil Pemilih Pindah Masuk sebanyak di 5 Desa, di 7 TPS, Jumlah Laki-laki sejumlah 6 dan perempuan sejumlah 8, jumlah total yakni 14 orang.

Pada Pemilih Pindah Keluar sebanyak 31 Desa, Di 35 TPS, Jumlah pemilih tambahan laki-laki sebanyak 21, dan perempuan sebanyak 19, jumlah total yakni 40 orang.

Bawaslu Nganjuk berharap dengan sinergitas dan koordinasi akan tetap terpelihara dengan baik dalam mengawal pelaksanaan pemilu 2024. Karena Pemutakhiran Pemilih Bertujuan agar terpenuhinya beberapa unsur daftar pemilih yang berkualitas, yang akurat, mutakhir, komprehensif dan transparan.//redd

Tag
Berita
publikasi