BAWASLU NGANJUK LAUNCHING KAMPUS PENGAWAS PARTISIPATIF; Kuliah Pengawasan Pemilu di Kampus IAI Pangeran Diponegoro
|
nganjuk.bawaslu.go.id-Dalam rangka menjelang pemilu 2024, Bawaslu Nganjuk tak hentinya meningkatkan pengawasan partisipatif dengan melaksanakan Launching Kampus Pengawasan Partisipatif; Kuliah Pengawasan Pemilu oleh Bawaslu Nganjuk bekerjasanma dengan prodi Hukum Tata Negara (HTN) dari fakultas Ekonomi Islam di IAI IAI Pangeran Diponegoro.
Pelaksana acara launching ini dihadiri oleh Rektor, Dekan, dan Kaprodi HTN IAI Pangeran Diponegoro, jajaran pimpinan dan Staf Bawaslu Nganjuk, serta mahasiswa IAI Pangeran Diponegoro. Tak hanya itu dihadiri pula oleh Aang Kunaifi Kordiv Pengawasan Bawaslu Provinsi Jawa Timur
Abdul Aziz, S.Sos.I selaku ketua Bawaslu kab Nganjuk menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta launching telah menyambut rangkaian acara dengan baik. Dalam sambutannya, Aziz juga menyampaikan bahwa MoU yang sudah ada antara Bawaslu dengan kampus IAI Pangeran Diponegoro telah diwujudkan. Semoga membentuk berbagai manfaat seperti mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara (HTN) dapat membantu untuk pengawasan partisipatif, utamanya mahasiswa mendapat pemahaman tentang pemilu dan menjadi penerus dimasa yang akan datang. Hal ini tentunya menjadi point yang baik untuk kampus khususnya prodi Hukum tata negara (HTN).
Agus Tohawi, MH, M.Sy selaku dekan FSEI di IAI Pangeran Diponegoro menyampaikan beberapa hal dalam sambutannya, yang pertama yaitu ucapan terimaksih kepada seluruh peserta kegiatan. Kemudian mencakup kepemiluan, demokrasi terkait dengan partai politik dan hak untuk memilih. Menjelaskan gambaran yang akan dipahamkan kepada mahasiswa seperti “hak memilih adalah hak dan kewajiban dalam tatanan demokrasi di suatu negara. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak memilih di acara pemilu tahun 2024”.
Dr. H. Riduwan, M.Pd.I selaku rektor IAI Pangeran Diponegoro menyampaikan pentingnya pengawasan dalam pemilu untuk menciptakan pemilu yang demokratis. Aspek yang terkait dengan pengawasan partisipatif, Bawaslu melakukan kerjasama dengan kampus IAI Pangeran Diponegoro. Riduwan pun membuka kegiatan launching kerjasama antara bawaslu dan kampus IAI Pangeran Diponegoro.
Aang Kunaifi, SH,. MH selaku pengawas dari Anggota Bawaslu Jawa Timur turut mengisi acara dalam kegiatan louncing ini. Dalam sambutannya Aang menyampaikan kebanggaannya atas kebijakan yang telah di ambil Bawaslu Nganjuk atas inisiatifnya melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan dan mengucapkan terimakasih kepada pihak IAI Pangeran Diponegoro yang telah menerima kerjasama ini. Aang berharap tidak terbatas pada mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara (HTN), mahasiswa Prodi lainpun akan menemui kondisi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu. Melihat pada pemimpin dan staf kesekretariatan Bawaslu Nganjuk yang tidak berlatar belakang politik, maka hal-hal yang berkaitan dengan pemilu tidak terbatas pada mahasiswa dengan prodi yang bernuansa politik. Mahasiswa diharap mampu mengawal pemilu hingga rekapitulasi serta penetapan. Ini merupakan bentuk pengembangan pengawasan dilingkungan akademik. Sebagai penutup, Aang pun memberi ucapan selamat atas acara launching ini serta membuka lebar bagi mahasiswa yang membutuhkan informasi mengenai Bawaslu guna melancarkan tugas-tugas terkait studynya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata. Cinderamata diberikan sebagai bentuk dari kerjasama antara Bawaslu nganjuk dan kampus IAI Pangeran Diponegoro. Cinderamata diberikan oleh ketua Bawaslu Nganjuk kepada Rektor IAI Pangeran Diponegoro. Tak lupa Bawaslu Nganjukpun menghadiahkan tiga buah buletin "KAWAL PEMILU" untuk kampus IAI Pangeran Diponegoro.//redd