Lompat ke isi utama

Berita

Diskusi Publik Bawaslu Jawa Timur; Tehnologi pemilu, Kawal Integritas Pemilu 2024

nganjuk.bawaslu.go.id- Rabu, 10/11/2021, Bawaslu Jatim mengadakan Diskusi Publik dengan tema Teknologi Pemilu; Teknologi Informasi dalam Penyelenggaraan, Pengawasan, Pengawalan Integritas Pemilihan Kepala Daerah 2024. Dengan menghadirkan beberapa narasumber milenial yakni, Galuh Koco Sadewo (Co-Founder Chief Business Dev & Partnership at BOTIKA), Diah Setiawaty (Interim Country Manager Viamo Indonesia), Dimas Satrio Utomo(Full Stack Developer Ordent), Satya Nugraha (Data Science Consultant Accenture).

Kordiv dan staf HDI Bawaslu Nganjuk mengikuti kegiatan diskusi ini sampai selesai, bagaimana output nantinya bisa diterapkan dalam media maupun fiture sosial media Bawaslu Kabupaten Nganjuk.

Moh Amin Ketua Bawaslu Jawa Timur dalam sambutannya menerangkan tentang bagaimana perkembangan Teknologi Informasi dalam pengawalan integritas pemilu 2024. "Irisan yang tidak bisa dihindari terkait perkembangan teknologi, yang berdampak pada proses pengawasan pemilihan 2024, namun dengan perkembangan teknologi saat ini ,Bawaslu berusaha memanfaatkan dan mengimbangi dengan memunculkan beberapa Teknologi Informasi yang memudahkan dalam proses pemilu, contohnya siwaslu memanfaatkan TI sebagai pengawasan, E-rekap dalam proses pnyelenggaraan pemilu, juga melalui media sosial semua kegiatan mulai dari daring, luring, maupun tatap muka bisa ditayangkan secara mudah dan efektif.

Dengan terpaksa maupun dengan sendirinya kita harus familiar dengan perkembangan teknologi. Amin menceritakan bahwa, "Pada pemilu tahun 2017, pada tahap kampanye sangat begitu keras kita rasakan bagaimana media sosial sangat mempengaruhi pemilih, mempengaruhi rakyat indonesia.

Ketua Bawalu Jawa Timur menjelaskan bagaimana Bawaslu Kabupaten/Kota nantinya bisa memanfaatkan Teknologi Informasi dalam segala bidang. Baik dalam bentuk pencegahan dalam hal mensosialisasikan tolak money politik misalnya, mensosialisasikan kepada calon pemilih pemula, sosialisasi terhadap bagaimana cara kampanye yang dahulunya hanya manual kini bisa melakukan kampanye melalui media sosial dan jangkauannya semakin luas dengan penyesuaian sesuai peraturan.

Harapan pemilu kedepan, dalam hal proses pemilu dapat dilakukan dengan e-voting yang lebih cepat, efektif dan efisien.//redd

Tag
Berita
publikasi