Gelar Sosialisasi, Bawaslu Nganjuk Rangkul Disabilitas dalam Pengawasan Partisipatif
|
nganjuk.bawaslu.go.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nganjuk berikhtiar menggandeng berbagai elemen dalam pengawasan partisipatif pemilihan umum (pemilu). Salah satunya dengan merangkul kelompok masyarakat disabilitas.
Bertempat di Aula Dinsos, puluhan disabilitas yang berasal dari asuhan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk, dihadirkan untuk mengikuti Sosialisasi Pengawasan Partisipatif. Kegiatan tersebut hasil dari tindak lanjut dari kerjasama Antara Bawaslu Nganjuk dan Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk, Kamis (16/6/2022).
Sosialisasi Pengawasan Partisipatif terhadap Penyandang Disabilitas, Kamis(16/6/22).
Dihadirkan langsung Ketua Bawaslu Nganjuk Abdul Aziz dan Kepala Dinsos PPPA Nganjuk Nafhan Thohawi. Mereka didampingi jajaran Komisioner Bawaslu Nganjuk Fathur Rohman, Fina Lutfiana Rahmawati dan Safi'il Anam. Tampak pula Sekretaris Dinsos PPPA Sri Soebekti dan Kabid Trisno Susilo.
Selain menggelar sosialisasi, Bawaslu Nganjuk juga lakukan penandatanganan nota kesepahaman atau nota kesepakatan atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk. Dalam hal mengajak kelompok disabilitas menjadi pengawas partisipatif pada pemilu 2024 mendatang.
“Penyelenggaraan pemilu tidak lepas dari peran serta dari semua elemen. Termasuk salah satunya adalah kelompok disabilitas, maka dari itu harapannya kami mengajak kelompok disabilitas untuk terlibat aktif menjadi pengawas partisipatif,” ujar Ketua Bawaslu Nganjuk Abdul Aziz.
Dalam sambutannya, Kepala Dinsos PPPA Nganjuk Nafhan Thohawi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bawaslu Kabupaten Nganjuk yang turut memperhatikan kelompok penyandang disabilitas di Kota Angin.
Sementara itu, Menurut Ikhwan selaku Bawaslu Jawa Timur yang juga dihadirkan dalam acara tersebut, pihaknya memberikan sosialisasi dan mengajak kelompok disabilitas menjadi pengawas partisipatif karena di tengah keterbatasan, mereka ternyata memiliki integritas yang besar dan semangat yang tinggi.
Sebagai moderator, Fathur menambahkan pihaknya berharap setelah mengikuti sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Nganjuk dapat mengakomodir kelompok disabilitas untuk terlibat aktif dan kegiatan pengawasan Pemilu, Pilpres hingga Pilkada tahun 2024 mendatang.//redd