Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Pleno Terbuka Triwulan IV, Bawaslu Nganjuk Singkronisasi Data Terakhir Bersama KPU Nganjuk

Rakor persiapan Pleno Terbuka TW IV PDPB Sesi 2

Anggota KPU Kabupaten Nganjuk berikan arahan dalam Rakor Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025, Kamis (4/12/2025).

Nganjuk.bawaslu.go.id – Sebagai bentuk koordinasi sinkorinisasi data terakhir dengan KPU Kabupaten Nganjuk sebelum diadakannya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Minggu kedua Bulan Desember Tahun 2025, Bawaslu Kabupaten Nganjuk kembali melaksanakan Rapat Koordinasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 sesi kedua di Kantor Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Kamis (4/12/2025).

Sambutan pertama disampaikan Yudha Harnanto Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk bahwa melalui kegiatan koordinasi kedua ini menjadi sarana penyamaan persepsi serta pengecekan akhir terhadap progres pemutakhiran data menjelang Rapat Pleno Terbuka Triwulan IV Tahun 2025.

“Ini sebagai upaya untuk memastikan seluruh tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan secara konsisten dan seragam”, tegas Yudha.

Berkesempatan hadir Ahcmad Zam Zami selaku Anggota KPU Nganjuk Divisi Data dan Informasi menjelaskan bahwa terdapat 2 data yang dikategorikan untuk dilaksanakan Coklit terbatas (Coktas) yakni data primer seperti data penduduk yang berusia diatas 100 tahun yang wajib di cocokan dan diteliti, serta Data sekunder adalah data sampling dari keseluruhan data yang bersumber dari Kementerian Dalam Negeri melalui KPU RI seperti data penduduk yang masuk jenis Tidak Memenuhi Syarat (TMS) meliputi penduduk Meninggal Dunia (MD), Alih Status TNI/Polri serta kategori Memenuhi syarat (MS) seperti penduduk pindah masuk dan pemililih potensial yang berusia 17 Tahun,  kemudian diolah dan disandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024. 

“Dinamika data pemilih selalu terjadi setiap tahun, baik itu karena perubahan status, perpindahan penduduk,, maupun faktor- faktor administratif lainnya. Melalui coktas ini, kami memastikan proses pemutakhiran berjalan dengan benar sehingga menghasilkan data yang tepat sehingga siap digunakan pada Pemilu 2029” ujar Azam.

Penulis : Enthis 

Foto : Zaid