Peluncuran Si Jari Hubal, Abhan: harap ini sebagai Sistem Adminitrasi Pintu Masuk Koordinasi dengan Eksternal sebagai akses Lembaga ke Publik
|
Bogor, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Secara resmi Ketua Bawaslu Abhan mengesahkan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Hubungan Antar lembaga Bawaslu (Si Jari Hubal). Aplikasi ini diharapkan bisa menjadi bagian pengadminitrasian modern sekaligus pintu masuk koordinasi dan sinkronisasi dengan pihak eksternal yang tersaji kepada public yang ingin bekerasama dengan Bawaslu.
Sebagai lembaga yang organisasinya cukup besar, mulai dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang telah permanen hingga pengawas ad hoc (sementara) sampai Pengawas TPS memerlukan kerja sama dengan berbagai pihak. Sejauh ini sudah ada kerja sama dengan berbagai pihak seperti penyelenggara pemilu (bersama KPU dan DKPP) juga kerja sama dengan kepolisian, kejaksanaan, KASN, lembaga pendidikan, dan banyak lembaga maupun organisasi. Bawaslu juga sebagai media informasi dan singkronisasi pemangku Kepentingan Keluarga besar Bawaslu dari tingkat daerah sampai pusat.
“Si Jari Hubal diharapkan bisa (menjadi) sistem adminitrasi yang mudah diakses publik. Aplikasi Si Jari Hubal merupakan aplikasi informasi berbasis website sebagai pintu masuk koordinasi, komunikasi kepada publik sekaligus sinkronisasi dengan pemangku kepentingan,” tutur Abhan dalam acara Launching Si Jari Hubal Bawaslu di Jawa Barat, Selasa (27/4/2021).
Bawaslu sudah membuat MoU (memorandum of understanding/nota kesepahaman) dan Peraturan bersama dengan banyak pihak. Si Jari Hubal ini diharapkan bisa mengarsipkan dengan baik kerja sama. Inovasi ini harapannya bisa membuat Bawaslu lebih baik. Abhan meminta Si Jari Hubal juga dapat memfasilitasi dalam persiapan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.
“Pemilu Serentak 2024 bukan hanya menjadi tugas penyelenggara, melainkan juga menjadi tugas berbagai lembaga dan oraganisasi lainnya. Tentu akan banyak kerja sama sehingga inovasi ini dibutuhkan,” akunya. Acara ini juga dihadiri Anggota Bawaslu M Afifuddin, Ketua DKPP Muhammad Alhamid serta Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar melalui daring (dalam jaringan). //ent