Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Nganjuk Selenggarakan P2P, Perkuat Peran Generasi Muda Menuju Pemilu 2029

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur Rusmi berikan sambutan

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur Bapak Rusmi Fahrizal Rustam membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Kamis (25/6/2026)

Nganjuk.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dalam jaringan dengan tema Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat secara daringdi Kantor Bawaslu Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini merupakan program turunan dari Bawaslu RI yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat khususnya generasi muda dalam mengawal proses demokrasi menuju Pemilu Tahun 2029 khususnya menjelang Pemilu 2029, pada Kamis (25/6/2026). 

Seluruh anggota bawaslu sampaikan materi
Penyampaian materi oleh seluruh Pimpinan Bawaslu Kabupaten Nganjuk

Diawali sambutan dan arahan dari Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk Yudha Harnanto, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat.” yang berasal dari berbagai kelompok, komunitas, dan elemen masyarakat. Kehadiran 38 peserta dalam kegiatan ini menunjukkan semangat dan komitmen generasi muda untuk turut serta menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Nganjuk.

“Demokrasi yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu semata, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, Bawaslu Kabupaten Nganjuk terus mendorong lahirnya pengawas partisipatif sebagai bentuk keterlibatan warga negara dalam mengawal setiap proses demokrasi.” tegasnya.

Menurut beliau, Generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial yang semakin cepat, peran pemuda sangat penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, melawan disinformasi, serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat. Bersama-sama kita bergerak untuk menjaga marwah demokrasi, sehingga setiap prosesnya dapat berjalan sesuai prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas” ulas Yudha.

Selaras dengan hal tersebut, kegiatan dilanjutkan oleh sambutan sekaligus membuka acara kepada Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur Bapak Rusmi Fahrizal Rustam. Dalam arannya beliau menyampaikan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu dalam memperkuat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas. Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap tahapan pemilu.

“Melalui forum ini diharapkan lahir berbagai gagasan, masukan, dan aspirasi konstruktif dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan regulasi maupun sistem kepemiluan di masa mendatang. Dengan demikian, kualitas penyelenggaraan pemilu dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya demokrasi yang lebih baik, transparan, dan berkeadilan” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Ketua beserta seluruh Koordinator Divisi dalam rangka pembekalan dan pendalaman materi terkait peran, tugas dan fungsi Bawaslu bagi kepemiluan di Indonesia.

Bawaslu Kabupaten Nganjuk berharap para peserta, khususnya generasi muda, dapat menjadi pelopor pengawasan partisipatif, agen pendidikan demokrasi, serta mitra strategis Bawaslu dalam mewujudkan Pemilu Tahun 2029 yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas.

Penulis : Enthis

Foto : Bangkit, Enthis